Peningkatan Pengetahuan Keluarga Tentang Penanganan Hipoglikemia Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Rsud Kota Tanjungpinang

https://doi.org/10.53579/segantang.v1i1.94

Authors

  • Romalina romalina Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang
  • Meisa Daniati POLTEKKES KEMENKES TANJUNGPINANG

Keywords:

Diabetes Mellitus, Hipoglikemia

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis serius yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa) atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Tiga komplikasi akut utama diabetes mellitus yang terkait dengan ketidakseimbangan glukosa jangka pendek adalah hipoglikemia, ketoasidosis diabetik (DKA), dan sindrom nonketotik hiperglikemik hiperosmolar. Hipoglikemia adalah kumpulan gejala klinis yang disebabkan oleh gula darah rendah. Hipoglikemia secara serius mempengaruhi morbiditas, mortalitas dan kualitas hidup. Menurut Diabetes Control and Complications Trial (DCCT), hipoglikemia berat dan koma tiga kali lebih sering terjadi pada pasien yang dirawat intensif dibandingkan pasien yang dirawat secara konvensional. Diperkirakan 2-4% kematian pada diabetes tipe 1 terkait dengan hipoglikemia. Hipoglikemia juga umum terjadi pada diabetes tipe 2, dengan prevalensi 70-80%. Hipoglikemia merupakan salah satu hambatan untuk mencapai keseimbangan gula yang optimal pada pasien diabetes. Berdasarkan hasil pengabdian menunjukkan bahwa kesadaran keluarga pasien DM tentang pengobatan hipoglikemia melalui metode edukasi sudah meningkat. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan baik sekitar 2,38% pada saat pretest pasca pelatihan, saat pengetahuan baik berubah sebesar 25,57%.

References

Agnes.R.W, Muhammad.A.A (2022). Penyuluhan dan Pemeriksaan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Suradadi. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia. Volume 1, Nomor 3, Juli 2022 Email: jipmi@unimus.ac.id https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi.e-ISSN 2829-5617.

Black, J.M (2014). Keperawatan Medikal Bedah : Manajemen Klinis Untuk Hasil Yang Diharapkan. Edisi 8. Jakarta : CV. Pentasada Media Edukasi.

Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Pengambilan Data di Dinas Kesehatan Tanjungpinang dengan Diabetes Melitus Tipe II Tahun 2019-2021

Balitbangkes (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementerian kesehatan Republik Indonesia. 1-100. https://doi.org/

Kemenkes RI (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018. diakses melalui https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-indonesia-2018.pdf pada tanggal 1 Maret 2021.

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (2016). EIMED PAPDI : Kegawatdaruratan Penyakit Dalam Buku I EIMED Dasar. Jakarta Pusat : InternaPublishing

Sutopo.A, dkk (2014). Kajian Indikator Sustainable Development Goals (SDGs) Jakarta: Badan Pusat Statistik

Puguh.S dan Novita.S (2020). Edukasi Hipoglikemi Terhadap Kejadian Hipoglikemiapenderita Dm Di Posyandu Lansia Balowerti Kota Kediri. Journals of ners Volume 11, Nomor01, Juni 2020. Hal. 35-42

Zakariyati & Alamsyah (2022). Pengaruh Edukasi Melalui Media Sosial WhatsappTerhadap Peningkatkan Pengetahuan Penderita Diabetes Melitus Tentang Deteksi Dan Penatalaksanaan Hipoglikemia, , Jurna lKesehatan Delima Pelamonia. Vol.6 No.1,September2022,p-ISSN:2597-7989e- ISSN:2684-8821.

Published

09-06-2023